NANAS (PINAPPLES)
Nanas terdapat di wilayah selatan Kabupaten Pemalang, tepatnya di Desak Belik, Bulakan, Beluk, dan Mendelem, Kecamatan Belik. Dengan luas kebun 538 hektar serta produksi sebanyak 2612 ton per tahun, nanas dari Kecamatan Belik dapat mencukup kebutuhan pasar lokal serta dapat memasok sebagian kebutuhan pasar di Jakarta, Semarang dan Cirebon. Nanas ini lebih dikenal sebagai nanas batu karena ditanam disela-sela batu.
MANGGA (MANGGO)
Tanaman ini – jenis arumanis – berkembang baik di Kecamatan Pemalang, Taman, Ulujami, Petarukan dan Bode. Saat ini komoditas mangga ditanam diatas lahan seluas 2,389 hektar, dan masih tersedia lahan seluas 27,352 hektar untuk pengembangan tanaman ini yang tersebar diberbagai kecamatan tersebut diatas.
ADVOKAT (AVOCADOS)
Jenis tanaman unggulan ini tumbuh dan berkembang baik di Kecamatan Moga Belik, Watukumpul, Pulosari. Saat ini lahan yang tergarap baru mencapai 443 hektar, sementara potensi lahan yang tersedia mencapai 25,465 hektar.
KAKAO (CACAO)
Komoditas kakao banyak terdapat di Kecamatan Watukumpul, Belik, Bodeh dan Bantarbolang. Luas areal seluruhnya 736,31 hektar dengan produksi rata-rata 88.702 ton per tahun. Tingkat produktivitasnya 129 per kg per hektar.
DILEM DAN CENGKEH (DILEM AND CLOVES)
Terletak di kecamatan watukumpul, lahan yang berproduksi mencapai 3.250 hektar. Kedua komoditas ini sudah dikembangkan atau diolah menjadi minyak dilem dan minyak cengkeh dengan masing-masing kapasitas produksi per hari: minyak dilem 17,5 kg/hari dan minyak cengkeh 50 kg/hari.
TEH (TEA)
Komoditas teh terdapat di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik dengan luas areal masing-masing 717,62 hektar dan 39,702 hektar. Komoditas teh di Kabupaten Pemalang merupakan usaha yang dilakukan rakyat dan pemerintah 9 BUMN). Tingkat produktivitas teh disini mencapai 1,416 kg/hektar.
Produksi pucuk teh tahun 2002 relatif besar, mencapai 1.106.262 ton. Sampai sekarang ini industri pengolahan teh masih bersifat tradisional dan dikembangkan pada daerah tertentu saja. Sementara sebagian besar daun teh yang sudah dipetik biasanya langsung dijual dalam kondisi basah. Kondisi ini membuka peluang bagi usaha untuk menanamkan investasinya terutama pada industri pengolahan teh, baik skala menengah maupun besar.
KOPI
Komoditas kopi yang ada di Kabupaten Pemalang ada dua yakni Robusta dan Arabica. Kopi robusta terdapat di kecamatan Belik, Watukumpul dan Pulosari, sebagian di Kecamatan Moga, Bantarbolang, Bodeh dan Randudongkai. Luas areal seluruhnya 425,7 hektar dengan total produksi per tahun 132,714 ton dan angka produktivitas sebesar 348 kg/ha, sedang kopi Arabica terdapat di Kecamatan Pulosari dan Belik dengan luas areal masing-masing 51,76 hektar dan 18,8 hektar.
MELATI EMPRIT
Tanaman melati merupakan jenis tanaman yang sudah sangat luas dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Pemalang. Tanaman ini telah dikembangkan hampir disebagian besar wilayah Kabupaten, karena jenis tanaman ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi iklim.
Saat ini produksi melati emprit mencapai 19.713 kw/tahun. Melati emprit memiliki peluang ekspor yang besar sebagai bahan kosmetika. Peluang investasi budidaya melati emprit sangat besar, terutama dibagian utara Kabupaten Pemalang seperti Kecamatan Taman dan Ulujami.”